Monday, February 8, 2010

BOLD and BRINGIN' IT DOWN, Jakarta Show

Ga pernah kebayang sama sekali buat saya kalo akhirnya Bold beneran dateng ke Indonesia dalam serangkaian reunion tour mereka, as we all know they played their final show at 1989 sampai akhirnya di tahun 2005 mereka reunian, meskipun personil aslinya hanya tersisa Matt dan Tim.

And yess tanggal 7 februari 2010 bisa jadi adalah hari yang bersejarah buat para penggila musik hc, momen yang mungkin ga bisa dilupain sama mereka yang tergila gila sama NYHC, ajang 'naik haji' para youth crew kids, sxe kids, mengingat Bold adalah salah satu ben yang pernah hidup di era 88, sebuah era yang cerita-ceritanya menjadi 'legenda' di kalangan hc/punk.

Nahh, udahan intronya yaa,
Sekitar jam 16.00, saya tiba di venue, selain emang janjian buat ngambil tiket yang udah saya pesen sebulan sebelumnya, kali ini saya sangat excited untuk dateng lebih awal, secara gitu yaa ben-nya legend cyinnnnn..Ga banyak yang saya lakukan selain ngobrol dengan beberapa teman yang sudah sekian lama ga ketemu, menjelang sore Aca menghampiri saya dan menunjukkan buku schism yang ditandatangani Porcell, omaigat itu membuat saya makin ga sabar buat ketemu mereka langsung. Waktu makin sore, langit mulai gelap, acaranya pun belom juga dimulai, tapi kok yang dateng ga terlalu banyak yaa ? ga lebih banyak dari shownya Have Heart, dan kalah banyak dari shownya Vitamin X, eng ing eeeengg..ada apa gerangan ? entahlah, saya rasa banyak faktor, mungkin promo yang kurang gencar atau harga tiket yang berubah-ubah macam kurs mata uang.

Selepas maghrib, saya dan beberapa teman memutuskan untuk masuk ke dalam venue, di stage xManusia Buatanx sedang bersiap-siap untuk perform, saya pun memilih untuk berbincang-bincang di depan ruangan tempat Bold dkk disembunyikan, sambil berharap bisa nyolong masuk ke ruangan itu, hhahaha..Tapi emang yaa kalo niat awalnya baik pasti hasilnya juga baik, ga disangka-sangka Porcell (Youth of Today, Judge, Project X, Shelter) dan Tim Bold keluar dari ruangan dan menghampiri saya dan teman-teman saya, kontan semua anak-anak menghampiri mereka, dan pastinya saya ikutan :p ketika salaman, dia berkata kepada saya,' yeah, Moz is the reason !', hari itu saya memang sengaja memakai kaos Moz Is The Reason, karena saya dan mungkin kamu semua tau kalo Porcell tergila-gila juga dengan Morrissey. Saat itu saya ga bisa berhenti tersenyum, saya masih setengah ga percaya bisa ketemu dan ngobrol dengan orang yang selama ini cuma bisa saya dengerin lagu-lagunya, liat fotonya di internet, nonton videonya di Youtube, ahh mungkin kamu bilang saya terlalu lebay, tapi yaa bodo amat, akhirnya saya ketemu dan bisa ngobrol dengan Porcell !

Kelar photo session bareng Porcell, saatnya kembali menikmati acara, kali ini giliran Slowdown tampil, ini adalah proyek sampingan dari personil Dead Pits, Take Down, Straight Answer, dan Surveillance, tampil dengan materi-materi lagu yang siap diluncurkan dalam debut album mereka yang sebentar lagi rampung, plus cover song dari Ignite dan Uniform Choice (koreksi saya jika salah), Slowdown berhasil membuat suasana yang tadinya jangkrik menjadi sedikit memanas :)

Selesai Slowdown, saya kembali memutuskan untuk keluar venue, selentingan kabar bahwa tiket masuk yang akhirnya turun membuat saya cukup lega, mengingat banyak orang yang kaget dengan kenaikan tiket 100 % di awal acara, dan artinya kalo tiketnya turun kan lumayan tuh banyak orang yang bisa beli dan artinya lagi, jadi makin rame deh acaranya.

Oke tinggal 2 ben sebelum BID dan Bold, sekarang giliran Take Down, bisa jadi ini satu-satunya ben pembuka yang penuh dengan sing along, maklum 2 lagu sendiri yang mereka bawakan di awal ternyata belum familiar di telinga orang - orang yang datang, dan akhirnya mereka membawakan tembang lawas macem 'Crucified'-nya Iron Cross yang sering dibawain Agnostic Front, 'Astro Zombies'-nya Misfits, dan tentunya anthem You'll Never Walk Alone yang pernah dibawain Rykers.

Selang satu ben, akhirnya Bringin It Down naik pentas, for your info, BID adalah opening ben buat Bold yang dibentuk waktu mereka tur Eropa, dan yang spesial lagi mereka bawain lagu - lagunya Judge. Ga pake lama, track pertama, Take Me Away..ohh no, untuk beberapa saat saya bengong dan setengah ga percaya bisa dengerin lagu ini secara langsung, maklum intronya sering saya bawain kalo manggung bareng ben saya dulu, semua orang sing along, semua orang stage diving. Tembang - tembang yahud nan klasik macem Fed Up, New York Crew, The Storm, semuanya dibawain, ditambah sound yang keren, dan aksi panggung yang liar meskipun rata - rata mereka sudah berumur tua. Meskipun ini bukan Judge, tapi yakinlah kalo kamu orang yang tergila - gila NYHC tapi ga nonton, you'll be sorry for the rest of your life !
Setelah menggeber kurang lebih 6 lagu, BID menutup set mereka dengan Warriors yang juga merupakan lagunya Blitz. Well, Judge's sound + Porcell on vocal is perfect mix.

Sesuai rundown, setelah BID giliran Bold yang tampil sambil menunggu mereka cek sound, saya menyempatkan diri untuk keluar venue dan cari minum, lagi asik-asiknya ngobrol sana sini, sayup sayup terdengar lagu yang familiar, fukk, ternyata Bold sudah memulai setnya, lagu pertama Talk Is Cheap, saya pun langsung ngacir dari bawah menuju pit dan kembali menggila di pit. Meskipun hanya tinggal Matt dan Tim yang merupakan personil asli, tapi tetap saja mereka membawa saya kembali ke era youth crew '88 (dan saya belum ngerti apa2 taun segitu :p). Sederetan lagu mereka seperti Wise Up, Looking Back,dll dibawakan sangat ciamik, meskipun nampaknya Matt terlihat sangat lelah, satu hal yang menarik adalah ketika mereka membawakan Nailed to the X, posisi vokal diambil alih oleh Vinnie sang drumer, dan Daniel sang gitaris berubah haluan menjadi drummer, konon katanya sih semenjak reunian Matt ga pernah nyanyi di lagu itu, entah karena dia break the edge atau kenapa gituuuu..but that's not a big deal, overall set mereka sangatlah keren, dan ditutup oleh lagu Positive Scene.

Euphoria youth crew pada tahun '88 memang ga pernah kita miliki di Indonesia, tapi paling tidak kehadiran Bold dan BID kemari memberikan kesempatan buat kamu, saya, mereka yang 'gila' akan era itu untuk ber-sing along those songs again. dan seperti Uncle G bilang, 'Being a hardcore kid for years has finally paid off !.'


Me with huge fan of Morrissey, John Porcelly.

No comments:

Post a Comment