Wednesday, May 12, 2010

Interview with Gita 'Democrazy'

Masih inget Democrazy ? yup, ben hardcore oldschool dengan female fronted ini memang sempat 'menghidupkan' scene hc/punk di Jakarta. Saya pribadi terakhir melihat show mereka di Hardfest II tahun 2005. Setelah itu saya pun tak lagi mendengar kabar tentang ben ini (atau memang saya aja yang ketinggalan info..hhehehe).

Well, berawal dari 'pertemuan' saya di dunia maya dengan Gita, si vokalis Democrazy. Dari situ muncul ide buat meng-interview dia, yaa secara banyak juga yang bertanya-tanya kemana sih Democrazy ? Setelah menyimpan file interview ini cukup lama, akhirnya saya mengirimkan beberapa pertanyaan via situs jejaring sosial dan dijawab dengan tempo waktu yang sangat singkat. Nah, simak interview saya dengan Gita 'Democrazy' tentang current activity, masa-masa bersama Democrazy, dan kekangenan dia terhadap scene Hc/Punk.

Di penghujung message, Gita bilang,"Tell them, I miss 'em a lot !"

Check this one out.
-Mr.Mosh/UxB-


1.Yo ! apa kabar ? lama ga kedengeran kabarnya dan tak kunjung muncul di gigs, sibuk apa sekarang ?

Hi Dod! Kabar baik. Dodie sendiri gimana? Iya, memang lama nggak nge-gigs. Sibuk merawat si kecil bagaikan merawat pohon jeruk. Hehe...

2.Pertanyaan standar nih, tapi banyak orang yang mau tau juga kali yaa, Semua orang itu tau kalo yang namanya Gita itu identik sama Democrazy gimana cerita awalnya lo sampe bisa terlibat di Democrazy ?

Hm, dulu gw kenalan sama Ferdian, bass playernya Democrazy. Dia senior gw di SMIP. Trus dia nawarin gw utk "main" sama Democrazy. Waktu itu masih ada vokalis cowoknya, jadi kita duet. Bawain Rykers, dan semacamnya yang bertempo lambat. Eh, vokalis cowoknya cabut, gitarisnya cabut, drummernya cabut. Akhirnya Xigit menggantikan di posisi gitar dan Gofar pada drum. Jadilah Democrazy dengan formasi baru dan tentunya dengan ciri baru. Kami lebih senang bawain Shutdown, Warzone, Ignite, Cause For Alarm, dll dan lagu sendiri.


Democrazy promo poster.

3.Rumor seputar kabar bubarnya Democrazy, apa bener ? atau cuma sekedar vakum karena emang kesibukan masing2 ?

Sempat ada konflik di detik2 terakhir kami bersama. Kami pecah, terbelah menjadi 2 kubu. Ferdian yang tetap merasa Democrazy adalah miliknya karena dialah personil dari awal terbentuk, dan gw-Gofar-Xigit yang akhirnya memilih lanjut meski tdk pakai nama Democrazy. Tapi seiring kesibukan yang makin menjadi2, semua terbengkalai. Belakangan gw sempet ngontak Xigit, ngajak main lagi, dan dia mau. Tapi saat gw kontak Gofar, dia menyatakan sudah malas. Gofar merasa bosan dengan drum, dan maunya jadi vokalis. Dan semua masih menggantung sampai sekarang. Jujur, gw dan Xigit masih punya niat untuk "balikan", mungkin kami butuh drummer dan bass player baru.

4.Sedikit personal nih, hows your edge ? still livin on it ?

Masih. Sampai saat ini pun tetap straight edge.

5.Kangen maen band ga ? Apa yang paling lo kangenin dari band lo ? Apa yang ngga lo kangenin sama sekali ?

KANGEN BGT!!! Gw kangen Xigit-Gofar-Ferdian. Gw kangen panggung. Gw kangen mic. Gw kangen asma sambil screaming di stage. Sangat kangen stage diving. Sangat kangen melihat teman2 ikut bernyanyi. Kangen finger point. Kangen semua rasa bebas lepas itu.


Being the only one female in crowd.

6.Selain jadi istri dan seorang ibu dari satu anak, kegiatan lo apa aja nih? Ada project yang lagi dikerjain (yang berkenaan dengan scene misalnya) ?

Apa ya? Ga ada yang spesial. Menjahit, memasak, menulis, mendongeng, bersepeda, berlari, menyanyi.


Gita with her lil' family.

7.Band favorit lo sedari dulu apa sih ?, dan biasanya seorang vokalis kan punya so called ‘idola’ yang secara ga langsung ngasih influence buat lo, ada ga ? kalo ada, siapa ?

SHUTDOWN. Inspiration to da bone! Idola? Siapa ya? xNinox, waktu dia masih sama Garis Lurus dulu. Bangsat juga my fave! First Of All, tapi anak2 hardcore angkatan baru ga da yang tau kali ya? XP Oya, Inner Struggle donks! Ah, banyak lah! Dulu juga sempet mengidolakan Dollah-nya MBA. Haha!

8.Ada show yang berkesan dan masih teringat di pikiran lo waktu bareng Democrazy ?

For The Kids 1 kalo ga salah, di Jogja. Di situ gw kena sexual harrasement. Tp justru itu gig yang paling seru buat gw. Karena setelah gig itu, jiwa hardcore dan straight edge di hati gw, lebih kuat mengakar. *hahay!


With Democrazy circa 2004.

9.Lo pribadi, masih ngikutin ga perkembangan scene khususnya di Jakarta dan sekitarnya ? menurut lo gimana ?

Nggak. Buta banget. Malah semua temen yang tadinya akrab di scene, menjauh.

10.Kepikiran buat main band lagi ? atau punya rencana buat reunian sama Democrazy lagi ?

Kepikiran, malah sampe pusing rasanya mikirin gimana caranya supaya Gofar mau nge-drum lagi. Reuni jg pgn bgt rasanya. Berharap satu saat gw bisa ngancurin stage lagi. *kali ini dgn ditonton Ganesh.


Democrazy.

11.Thanks for your time, any last word ?

Really2 miss you, Guys! Ada yang mau nge-drum-in sama bass-in ga?

No comments:

Post a Comment