Monday, June 14, 2010

Get Wise !

"I think you have to become straight edge for personal reasons, not out of group mentality. If you're happy with your lifestyle then it won't bother you if others break edge or whatever. Only people that are straight edge to pump up their egos get all upset over who broke edge or not. Do it for yourself."

Kalimat diatas itu adalah jawaban dari Porcell ketika ditanya pendapatnya soal sxe heros yang break the edge. Simpel kan ? yap, sesimpel ketika kamu ingin mendengar musik kesukaanmu, segampang niatmu untuk menenggak bir dan membunuh sepi di malam minggu, if you happy with it, just fukkin do it.

Issue straight edge emang udah ada dari dulu, begitu juga dengan isu break the edge-nya. Saya pun ga akan ngejelasin lagi apa itu straight edge, tapi buat kamu yang belum tau, cukup dengan googling atau buka wikipedia, maka kamu bisa tau apa itu sxe. Lagipula blog ini juga bukan blog tentang sxe atau membawa pesan sxe, karena saya yakin sudah banyak blog dan zine tentang sxe, dan saking sxe-nya sampai pada akhirnya mereka 'membenci' para mantan straight edge.

Saya termasuk orang yang mengklaim diri saya sebagai seorang straight edge, dan ga kerasa tahun ini adalah tahun keenam saya menjadi seorang sxe, and its getting sharp. Sebelumnya saya juga tau betul gimana rasanya ngerokok, apa rasanya minum 2 botol mcdonald dicampur sebotol kratingdaeng, dan tau nikmatnya nge-weed di siang hari. Di awal ke-straightedge-an saya, lagu lagu Youth Of Today, Minor Threat, Bold, dll membantu saya untuk 'menguatkan' hati saya untuk tetap terjaga, sambil terus mengeksplor segala macam hal-hal yang berkaitan dengan sxe, dan tentunya diselipin lagu-lagunya Earth Crisis yang membuat saya pada waktu itu mendadak 'militan'. Saya menjauh dari teman-teman mabok saya, saya suka 'ngoceh' kalo ada temen saya yang ngerokok disamping saya, tuh, kurang militan apalagi coba ? hhahaha..ditambah lagi adanya tulisan tulisan di zine yang 'membenci' para pemabuk, mengutuk para bandar narkoba, saat itu, seketika saya ngerasa didukung oleh tulisan tulisan itu. Wajar kalo saya sempet 'sakit hati' ketika tau bahwa Ray Cappo break his edge, dan ketahuilah bahwa mungkin bukan hanya saya yang kecewa, Pat Flynn dari Have Heart menuliskan kekecewaannya di lagu 'To Us Fool'.

"I think, and I'm sure any practicing psychiatrist would think that if you have a problem with it then you've got the problem, not me. Is this type of neurotic finger pointing the sign of people psychologically healthy and secure with their own convictions? Even if I got wasted out of my mind...why is that anyones business or problem but my own? Shouldn't one offer sympathy rather than cruelty? I urge people to really look at why we became straightedge. Is it merely to prove we're better than other people? No. This is fucking wrong."

Tulisan diatas adalah sedikit dari 'jawaban' dari Ray Cappo atas semua pertanyaan dan hujatan buat dirinya. 'I urge people to really look at why we became straightedge. Is it merely to prove we're better than other people?'. Kalimat itu rasanya benar benar 'menyentil' saya. Kenapa sih kita jadi straight edge ? Apa sih yang kita cari ? Selama ini kita gembar gembor sana sini meneriakkan bahwa sxe bukanlah gerakan fasis, tapi secara ga sadar muncul opini opini yang membenci bahkan dengan nada mengancam para drugs dealer, dan bukan drugs dealer saja, para mantan straight edge seperti Ray Cappo pun kebagian dicaci maki. Bukankah tindakan dan propaganda - propaganda semacam itu adalah tindakan fasis ?? Belum lagi attitude 'better than you' yang secara tidak langsung muncul dibalik ke-straightedge-an seseorang.

Jujur, kalimat itu seperti boomerang yang berbalik ke arah saya, untuk kemudian menuntut saya berpikir sejauh apa ke-straightedge-an saya. Terlepas dari sifat saya yang sangat amat suka becanda, hal itu menuntun saya ke arah bagaimana sxe itu seharusnya. Simpel sih, cukup be natural aja. Saya tidak merokok, saya tidak 'minum', saya tidak nge-drugs, karena saya emang tidak butuh itu. Karena saya sudah merasa cukup dengan hal hal itu, karena saya ingin yang terbaik dalam hidup saya, dan saya menikmati itu semua. Tetapi juga saya tidak membatasi diri dengan mereka yang tidak seperti saya, percayalah, saya punya banyak teman yang mengkonsumsi drugs, perokok, peminum bir, penghisap ganja, dan saya tidak segan untuk nongkrong bareng mereka, bahkan beberapa teman saya juga ada para mantan straight edge. Kekecewaan terhadap orang - orang atau teman yang break the edge akan selalu ada, dan saya akui itu, tapi apakah kamu akan tetap mencaci mereka ? atau kamu pura pura menghargai pilihan mereka tetapi di balik itu semua banyak lirik atau essay yang khusus kamu buat untuk mereka temanmu para mantan straight edge ?

Well, itu pilihanmu untuk ada disisi mana, lets say im not into that shit. Saya hanya tau bagaimana caranya have fun untuk berada di scene yang penuh dengan desas desus macam infotainment televisi. Saya hanya tau cara untuk terus 'menggila' di setiap gig yang saya datangi tanpa harus pusing mikirin tentang band lain yang eksis dimana - mana, tanpa harus pusing mikirin gimana caranya biar bisa diendorse brand-brand luar, tanpa harus mikirin gaya pakaian anak hardcore sekarang, tanpa harus mikirin kenapa anak hc/punk dateng ke acara naik mobil pribadi, fukk that shit man !

"Instead of scrutinizing their foibles, why not scrutinize your own? Encourage and support each other. Life is a long path filled with ups and downs. If you're down someday won't it be nice if someone picks you up. Most of all people be kind." - Ray Cappo

-Mr Mosh/UxB-

No comments:

Post a Comment