Friday, November 5, 2010

Buat saya, kamu, dan kita semua

Saya mungkin memang ditakdirkan untuk menjadi orang yang suka dengan segala sesuatu yang berbau dokumentasi, entah itu berupa visual atau tertulis, pokoknya segala bentuk dokumentasi dari mulai poto, video, film dokumenter, catatan-catatan lama, dll. Termasuk hasil interview dengan personal-personal yang bercerita tentang masa lalu, seperti biasa, saya selalu mampir ke blog favorit saya, Double Cross dan kembali membaca interview dengan Craig Setari aka Craig Ahead. Dari interview itu, ada hal yang saya rasa perlu digarisbawahi, cek deh:

Question : Sick Of It All has gotten a lot of shit for being on a major label from the hardcore in-crowd a few years back, nowadays kids don't bother too much anymore. Do you think kids don’t care about that anymore or is there some other reason?

Craig : I think these days so many bands are on majors that nobody cares anymore. When you do something first people complain. But not any of these people are paying my bills and food. They shouldn't tell me how to live, I make my own way. But it was a good thing. People judge things without knowing. That's what ruins hardcore. Everybody's trying to blame, make comments. There's no respect anymore. I never disrespected my elders back when I was a kid.

Setuju gak sih ? saya sih ada di pihak Om Craig, beberapa waktu lalu band temen saya 'diserang' sama pihak-pihak yang mengaku DIY dan anti kapitalis. Mereka mempertanyakan kenapa band temen saya mau diendorse sama pihak-pihak tertentu, kenapa band temen saya mau kerja sama dengan pihak kapitalis berkedok clothing store, setelah adu argumentasi sana sini, akhirnya mereka mentok di kalimat,"kenapa kalian mau diendorse ? bukannya clothingan itu juga meng-endorse ben yang sering main di televisi yah ?", ohh come on, what's wrong with you peoplesssss ?

Beberapa waktu lalu, seorang teman saya bercerita tentang seseorang yang berkoar-koar di sebuah situs jejaring sosial, "semua straight edge itu munafik", dan ketika teman saya (yang juga seorang sxe) meminta penjelasan, si empunya kalimat itu matgay alias mati gaya gak bisa ngejelasin apa-apa, dan lagi lagi saya harus bilang, what's wrong with you peoplesssssss ?

Dari dua hal diatas, yang mengecewakan buat saya adalah ketika mereka tidak bisa menjelaskan apa isi dari statement mereka, bener dong kalo Craig bilang, "
People judge things without knowing. That's what ruins hardcore. Everybody's trying to blame, make comments. There's no respect anymore". Pertanyaannya adalah, apa sih yang kita cari disini ? apa yang diharepin jadi seorang anak hc/punk ? Selain having fun, punya banyak temen, bisa jalan - jalan ke kota lain, apalagi coba ? kaya ? banyak duit ? no man, im still broke as shit !

I dont care if you DIY Warriors, SxE Haters, Super Duper Anti Kapitalis or whatever, selama kamu punya alasan yang kuat, gak sembarangan ngejudge orang, so you can be a good idealist, all you need is true to yourself. Kenapa juga kita gak bisa jadi orang yang nyantai, nikmatin waktu yang kita punya, dateng ke gigs, atau sekedar berkorespondensi dengan orang-orang memiliki kesenangan yang sama. Dibanding ngegerutuin ben-ben lawas yang reunian cuma karena dibayar mahal, kenapa kita gak mulai untuk berbuat sesuatu ketimbang menanyakan sesuatu yang diperbuat orang lain. Di postingan kali ini saya bukannya berusaha mau jadi 'auditor' scene, sama sekali tidak, at least ini bentuk teguran buat saya, kamu, dan kita semua, juga buat 'tempat' kita melarikan diri dari penatnya kehidupan.

im out.
-Mr.Mosh/UxB-


No comments:

Post a Comment