Monday, May 14, 2012

Depok - Scene Report by: Alfian Putra

Oke, kali ini seorang temen dari kota Depok bernama Alfian mengirimi saya surat elektronik. Alfian adalah orang dibalik blog yang bernama Lemari Kota webzine, sebuah webzine yang lumayan aktif memberitakan scene hatkor/punk secara umum dan Depok pada khususnya, enjoy!
-Mr Mosh/UxB-

Hallo, gua Alfian. Gua bakal sedikit ngasih gambaran buat kalian tentang scene hardcore di kota gua, Depok. Mungkin sebelumnya kalian sudah lebih familiar dengan nama-nama seperti Fist of Fury, Taste of Flesh, Thinking Straight, Tumor Ganas, Konflik, Confused, Paper Gangster, Dead End, Times Up Records, Teriak Records, Channel X Records, Punk Bergerak zine, Alinea Provokatif, dan band-band atau records label/zine yang sudah aktif sejak akhir 90-an hingga awal 2000-an. Oke, gua tidak akan bahas hal itu lagi karna pastinya banyak dari kalian yang sudah mengetahuinya. Tapi gua ingin menunjukan something new dari kota ini yang mungkin belum banyak dari kalian yang tau. Entah itu band, label, atau apapun itu.

Kita mulai dari band. Enam tahun terakhir ini perkembangan scene hardcore di Depok menunjukan perkembangan yang cukup signifikan secara kuantitas maupun kualitas. Terbukti banyaknya band-band yang meramaikan gigs disetiap weekendnya. Tidak sekedar meramaikan saja tapi beberapa dari mereka ikut memberi kontribusinya pada scene, itu bisa dilihat dari beberapa band yang begitu produktif merilis rilisan (album/mini album/sekedar split).
Sebut saja nama-nama seperti :

NOD OFF, band yang sudah eksis sejak tahun 2005 dan diawal mulainya memainkan old school hardcore kemudian setelah mengalami bongkar pasang pemain dan sempat vakum mereka hadir kembali dengan nuansa musik yang berbeda dan memilih new school hardcore sebagai jalannya. Saat ini mereka sudah merilis album bertajuk Save The Culture dibawah bendera label Don’t Talk Records. Terakhir dengan kabar mereka akan segera merampungkan 2nd albumnya, entah label mana yang akan merilisnya. (http://www.facebook.com/nodoffnegativehardcore)

COMEBACK ATTACK, start tahun 2008. Memainkan old school hardcore dan sekarang lebih banyak mencampur aduk-an beberapa genre kedalam  komposisi musiknya dengan hardcore sebagai backgroundnya. Standing Hard Together, adalah rilisannya 4way split mereka bersama tiga band lainnya dan dirilis oleh United Wind Records (France) serta Don’t Talk Records. Vokalis mereka adalah orang dibalik Bungkam Suara Zine, Lemari Kota Webzine, serta Don’t Talk Records. Kabar terakhir dari mereka sedang menggarap mini album yang entah kapan akan rampung. Dan mereka juga aktif dalam tabling Food Not Bombs chapter Depok. (http://comebackattackdhc.blogspot.com/)

REAL PROJECT, mungkin saat ini baru ada lagi di Depok band dengan etos Straight Edge setelah sebelumnya kita sama-sama mengenal Thinking straight. Diawal berdirinya musik mereka terinspirasi oleh Outlast dan Section 8. Mereka baru saja merilis ep ‘In My Heart’ dibawah label Channel X Records d. Saat ini mereka sedang mempersiapkan full album. Wajib ditunggu! Vokalis mereka sebelumnya aktif bersama band fastcorenya AwanXKinton yang kini sudah tidak terdengar lagi dan masih aktif sebagai drummer untuk Cinta Monyet (Thrashcore). (http://www.facebook.com/realxproject)

OUR SPIRIT, mereka memainkan modern hardcore. Rilisan terakhirnya adalah split bersama Try Hard (Solo) yang dirilis oleh HitnRun Records. Setelah sebelumnya masuk kedalam 4way split ‘Standing Hard together’. (http://ourspirithc.blogspot.com)

LOOKING BACK, salah satu dari sekian banyaknya band modern hardcore yang patut disimak rilisannya. Mereka sedang menggarap mini album yang rencananya akan rampung dalam beberapa bulan kedepan. (http://www.facebook.com/Lookingback.hardcore)

STRUGGLE OF YOUTH, yeah salah satu hasil dari invasi japan hardcore di Depok. Mereka baru saja merilis 4way split ‘Grayscale MMXI’ dibawah label Forth Coming Records yang co-release dengan Madafaka serta Don’t Talk Records. Bassis dan gitaris mereka adalah fotografer panggung yang biasa mendokumentasikan gigs gigs lokal. (Struggle Of Youth on Facebook)

MOVING FORWARD, sxe old school hardcore yang powerfull! Baru merilis self released Demo ditahun 2011 kemarin. Dan entah apa yang akan mereka kerjakan selanjutnya. (http://www.facebook.com/xmovingforwardx)

FUISE, reinkarnasi dari Fukuda (old school hardcore sXe band). Setelah menggunakan nama Fuisi dan ditambah bongkar personilnya. Mereka tidak lagi menjadi band straight edge dan memainkan old school hardcore. Kini mereka hadir dengan komposisi musik yang lebih kompleks dan jauh lebih modern dari sebelumnya. Total galau lah! :p Bassis mereka adalah boss besar dari Forth Coming Records. (http://www.fuisemeanyou.co.cc/)

BAKTERI JAHAT, salah satu band yang cukup lama juga. Start ditahun 2005. Dan baru sempat merilis beberapa demo dan satu buah split. Dan mereka harus membubarkan diri ditahun ini. Sebuah pilihan yang saying untuk diambil, sebetulnya. Mereka juga aktif dalam tabling Food Not Bombs. (Bakteri Jahat on Facebook)

PITBULL, ugal-ugalan punk. Hah! Sulit mendeskripsikan mereka. Diawal berdirinya mereka memainkan fastcore kemudian beralih menjadi punk hardcore yang..hhmmm. bisa dibilang total ‘semau gue’. Mereka baru merilis Demo yang bagikan secara gratis. (Pitbull on Facebook)

Selain band-band yang disebutkan diatas sebetulnya masih banyak lagi band-band dari Depok, seperti Stride, Modern Guns, Emergency, Hard Attack, It’s Our Think, dan band-band yang belum saya ketahui karna kerbatasan informasi. Oke, sekarang kita bahas label, scene (bukan management artist), dan zine.

DON’T TALK RECORDS, label yang sempat mengalami pasang surut dan aktif lagi merilis terhitung sejak akhir 2011 silam. Baru saya selesai me-repress ‘Rich Dead Poor Dead’ milik Manusia Buatan dan ‘Depressed’ milik Tanpa Batas. Rilisan selanjutnya adalah Revolt ‘Bring That Beat Back’ dan Diskografi dari Citizen Patrol serta Re-issue ‘This is Curse’-nya No One Cares dalam bentuk tape kaset. Tidak hanya itu DTR juga aktif mendistribusikan berbagai rilisan dari band-band lokal. (http://donttalkrecords.blogspot.com/)

FORTH COMING RECORDS, label baru yang sedang naik daun dan dalam performa tingginya ini baru saja merilis sebuah album milik band youth crew Jakarta, Raincoat dalam bentuk tape kaset. Sebelumnya sukses merilis 4way split Grayscale MMXI. Rencananya selanjutnya mereka akan merilis mini album dari Fuise. (http://www.facebook.com/ForthcomingRecords)

EL MERCH, adalah clothing yang lebih memfokuskan merilis merch band-band lokal seperti Dead Pits, Revolt, Real Project, dll. Masih berbasis online atau terkadang dapat ditemui disetiap gigs-gigs tertentu. Vokalis dari Real Project adalah owner clothing ini. (El Merch on Facebook)

MANUAL SYSTEM, sebuah proyek screen printing dan clothing milik gitaris Comeback Attack. Biasa menerima orderan kaos,hoodie,stiker,dll. Partai kecil maupun besar. Dan biasa juga merilis merch resmi dari Comeback Attack. (Manual System on Facebook)

LET’S DANCE, proyek screen printing dan clothing milik vokalis Nod Off yang juga aktif di Cinta Monyet. Aktif sejak akhir 2008 dan sudah merilis puluhan bahkan ratusan band lokal maupun internasional. Menjadi official merch resmi untuk Nod Off dan Cinta Monyet. Bekerja dengan system berbasis online dan offline, kalian bisa mengkunjungi mereka di daerah Depok Lama. (Lets Dance on Facebook)

CORET KERTAS ZINE, Yudha artcore seorang artworker lokal yang biasa menggarap art untuk band-band hc/punk adalah orang dibalik zine ini. Gabungan antara art zine dengan music zine. Focus membahas isu lokal. Sudah terbit sebanyak 3 nomer. (http://www.facebook.com/yudha.artcore)

BUNGKAM SUARA ZINE, selayaknya zine hardcore punk pada umumnya. Zine ini relative banget. Issu yang diangkat lebih banyak yang sering/pernah terjadi di Depok dan dibahas dalam perspektif sang penulis yang merangkap pula sebagai editor. Sudah terbit sebanyak 4 nomor dan sedang merancang untuk yang ke lima. Untuk bisa mendapati zine ini dalam format online, Bungkam Suara hadir dengan nama Lemari Kota yang rencananya akan berganti namanya juga seperti nama pada versi cetaknya. (http://lemarikota.blogspot.com/)

SUBURBAN KIDS, letak mereka di Citayam. Disini banyak diisini oleh band-band punk rock dan hardcore. Selain itu gua belum pernah mendengar band dari genre lain. Band-band yang ada disini antara lain Real Project, Moving Forward, Absolute Sunday, Looking Back, Needless, dan S.C.A.F.B. Mereka aktif juga dalam mengorganisir gigs dan terakhir mereka mengundang veteran sxe hardcore asal Malaysia, Second Combat untuk main di Indonesia dan bukan dalam rangka tur.

KUKUSAN YOUTH FAMILY, terletak diutara kota Depok. Mereka aktif juga dalam mengorganisir gigs hardcore. Terakhir mereka berhasil menghandle tur-nya Attitude, band hardcore asal Italia. Band-band yang ada disini antara lain Last Sunday, Monikaforgana, Fuise, Struggle Of Youth, HillCrest, Coret Kertas Zine dan Forth Coming Records adalah bagian dari mereka juga.
https://si0.twimg.com/profile_images/1893228423/Untitled18.jpg

KOLEKTIF DHUAFA, sebuah kolektif kecil dan terhitung baru ketimbang dua hal yang disebutkan diatas. Mereka baru saja sukses dengan Still Lives #1 dimana diacara tersebut tidak hanya menampilkan perform band lokal tapi digabungkan dengan eksibisi art serta zine. Dan acara itu berbarengan dengan penampilan Night Hag, band dark hardcore asal Aussie yang dalam rangka tur ke Indonesia. Saat ini mereka sedang merencanakan Still Lives #2, dimana untuk kali ini mereka akan mengadakan Screening Movie ‘Noise And Resistance’ dan perform dari beberapa band lokal. Kita tunggu saja info selanjutnya. Band yang ada disini antara lain; PitBull, Comeback Attack, Bakteri Jahat, Today, dan Our Spirit. (Kolektif Dhuafa on Facebook)

Sekian, scene report dari Depok yang gua tuliskan ini. Scene report ini tidak mewakili konten keseluruhan dari scene hardcore di Depok. Karna masih banyak hal yang mungkin luput atau tidak gua ketahui lebih luas lagi dari kota ini. Ini hanya sebagian kecil dari apa yang sedang terjadi di Depok saat ini. Selebihnya silahkan tuliskan sendiri atau mungkin kita bisa join untuk menulisnya bersama ?
Kontak gua di goodboyisnotsolution(at)yahoo(dot)com

No comments:

Post a Comment