Friday, August 1, 2014

No One Cares - Serpent Soul

Tak pernah ada kata telat untuk mereview sebuah album, dengan keterbatasan kemampuan untuk mereview ala kolumnis-kolumnis musik yang asik, saya (kembali) mencoba untuk mereview tiap rilisan yang saya suka dengan sok asik dan saya posting disini atas dasar suka sama suka biar makin asik.

Baiklah, incase, kamu belum tau apa itu No One Cares, mereka adalah sebuah band dari Medan. Yup, Medan ibukota Sumatera Utara yang terkenal dengan Bolu Meranti-nya dan Bika Ambon-nya meskipun Ambon adalah sebenarnya ibukota Maluku. Di tahun 2011, No One Cares merilis debut EP mereka yang berjudul This Is Curse, dirilis oleh the mighty Madafaka Records dan Trueside Records. 3 tahun berselang nampaknya cukup buat mereka untuk merilis album kedua mereka yang berjudul Serpent Soul.


Berbeda dari album sebelumnya yang merupakan pertemuan hardcore ngebut dan heavy secara bersamaan dan melahirkan rilisan yang komplit menurut saya, album Serpent Soul ini cenderung anti-tesis dari album sebelumnya. Melahirkan sepuluh track dengan tempo yang lebih teratur, masih heavy, dan lebih ber-irama, jika boleh dikatakan seperti itu. 

Dibuka oleh Servant Mask, (yang juga pernah saya muat ke dalam UB's Mixtape) menuntun kamu untuk masuk ke dalam aura heavy hardcore yang lagi hype di luar sana. Meminjam istilah Indra Chino, musik NOC di album ini adalah yang ditengah-tengah, yaa, ngebut ngga, pelan juga ngga. Sesuatu yang baru di scene hardcore Indonesia. Masuknya Aji (Martyr) ke dalam line up baru mereka, seperti menambah daya dobrak album ini. Banyak lead gitar yang melengkapi setiap track yang ada. Riff-riff gitar yang tersaji pun layaknya riff-riff yang dipakai oleh banyak band metal, saya agak susah ngejelasinnya dengan kata-kata, tapi sila simak part akhir di Kepala dan Ekor, atau intro di Sleep Tight Medan yang seperti mengintimidasi siapapun kamu yang mendengarkannya. Well, i start to hope they will not turned into Metal band haha.

Album ini dirilis tunggal oleh Trueside Jakarta, satu record lokal yang masih bertahan dengan merilis album-album lokal dan meng-organize hardcore show sejak kamu masih menjadi anak emo. I am pretty sure, ada sesuatu yang tak terbantahkan antara NOC dan Trueside sehingga melahirkan kerja sama ini. Yang tak kalah kerennya adalah mereka memuat Ouroboros di cover depan yang digawangi oleh artworker muda dan berbakat Mughni Profane.

Ini rekomendasi saya buat kamu yang suka Trapped Under Ice, Leeway, atau Metallica sekalipun. No One Cares 061 Hardcore as its best.

2 comments:

  1. Oke banget mesti nama saya diganti jadi ajus anjeng. But still love 'em.

    ReplyDelete
    Replies
    1. di Bounce Back juga ditulis ajus anjeng, dendam keknya

      Delete